Perjalanan Inspektorat Jenderal 1971 - 2022
Jejak Langkah, Transformasi, dan Kepemimpinan Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan RI
π Klik gambar di atas untuk memperbesar infografis
×
Infografis ini merekam perjalanan panjang Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan RI sejak awal berdirinya hingga tahun 2022. Perjalanan ini mencakup dinamika struktur organisasi, penguatan pengawasan, serta kepemimpinan dari masa ke masa.
1. Era Pembentukan dan Penataan Organisasi (1971β1990-an)
- 2 Maret 1971: Inspektorat Jenderal Departemen Kesehatan RI secara resmi terbentuk.
- April 1975: Struktur organisasi awal dibagi menjadi 3 Inspektorat, meliputi Inspektorat Keuangan & Perlengkapan, Inspektorat Kepegawaian, serta Inspektorat Tugas Umum Proyek Pembangunan.
- Mei 1980 & September 1986: Terjadi penyesuaian struktur organisasi menjadi 4 inspektorat serta penerbitan Pedoman Pengawasan Melekat untuk memperkuat kontrol internal.
2. Penguatan Peran Fungsional dan Reformasi Birokrasi (2000β2015)
- Tahun 2000β2009: Inspektorat bertransformasi dengan pendekatan pengawasan wilayah, penerapan Inpassing SDM Pemeriksa menjadi Jabatan Fungsional Auditor, hingga penandatanganan Pakta Integritas eselon 1 guna menghentikan korupsi.
- Tahun 2011β2015: Ditandai dengan pencanangan Zona Integritas, penerbitan Permenkes No. 14 Tahun 2014 tentang Pengendalian Gratifikasi, serta perolehan berbagai penghargaan seperti Opini WTP Pertama, Penghargaan Laporan Gratifikasi Terbanyak, hingga penghargaan Satker WBK/WBBM dari Kementerian PANRB.
3. Modernisasi Pengawasan dan Standar Internasional (2016β2022)
- Tahun 2016β2018: Pembentukan Komite Audit dan pencapaian IACM & Maturitas SPIP level 3 (terdefinisi).
- April 2020: Penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) SNI ISO 37001:2016.
- Tahun 2021β2022: Fokus pengawasan diperluas mencakup pendampingan anggaran penanganan pandemi COVID-19, penerapan SPIP-T, hingga penugasan budaya kerja auditor.
Kepemimpinan Inspektur Jenderal dari Masa ke Masa
Sepanjang sejarahnya, Inspektorat Jenderal telah dipimpin oleh pejabat-pejabat berdedikasi, mulai dari periode awal oleh dr. R. Brotoseno (1972β1978) hingga kepemimpinan modern di bawah dr. Murti Utami, MPH, QGIA, CGCAE (2019βsekarang).